Commuter Line Dipatok Angkut 1,2 Juta Jiwa per Hari
Kamis, 30 Juni 2011 19:49 WIB
JAKARTA--MICOM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba pelaksanaan sistem single operation perjalanan kereta rel listrik (KRL) commuter linepada Kamis (30/6) hingga besok dan diteruskan sampai Sabtu (2/7).
"Uji coba itu digelar untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan sistem single operation perjalanan KRL commuter line," kata Kepala Humas PT KAI Daops II Mateta Rizalul Haq di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan, perubahan sistem tersebut salah satunya mengarah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Ibu Kota. Mengingat jumlah penumpang yang dapat terangkut moda transportasi massal ini cukup banyak.
Bahkan ditargetkan pada 2019 sebanyak 1,2 juta penumpang terangkut tiap hari.
Dalam pola commuter line, headway akan semakin dekat. Ini dikhawatirkan akan menganggu arus lalu lintas di setiap perlintasan. Untuk itu, lanjut Mateta, di setiap perlintasan perlu dibangun fly over atau underpass.
Saat ini, headway KRL yakni 10 menit. Tapi dengan sistem itu, perjalanan KRL bertambah dari semula hanya 444 kini menjadi 460.
"Dengan begitu headway akan menjadi lebih cepat. Kami menargetkan hanya sekitar lima menit," jelasnya. (Ssr/OL-5)
"Uji coba itu digelar untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan sistem single operation perjalanan KRL commuter line," kata Kepala Humas PT KAI Daops II Mateta Rizalul Haq di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan, perubahan sistem tersebut salah satunya mengarah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Ibu Kota. Mengingat jumlah penumpang yang dapat terangkut moda transportasi massal ini cukup banyak.
Bahkan ditargetkan pada 2019 sebanyak 1,2 juta penumpang terangkut tiap hari.
Dalam pola commuter line, headway akan semakin dekat. Ini dikhawatirkan akan menganggu arus lalu lintas di setiap perlintasan. Untuk itu, lanjut Mateta, di setiap perlintasan perlu dibangun fly over atau underpass.
Saat ini, headway KRL yakni 10 menit. Tapi dengan sistem itu, perjalanan KRL bertambah dari semula hanya 444 kini menjadi 460.
"Dengan begitu headway akan menjadi lebih cepat. Kami menargetkan hanya sekitar lima menit," jelasnya. (Ssr/OL-5)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar